Saat ini mungkin kita sedang berada pada posisi pada pekerjaan atau usaha yang nyaman. Tapi sebenarnya, posisi itu tidak pernah aman. Hidup tidak pernah sama, selalu ada saja perubahan dalam hidup. Mungkin saat ini kita ada di jabatan yang “basah”, siapa yang bisa menjamin besok kita masih pada posisi tersebut. Si bos tiba-tiba memutasi kita pada jabatan yang “gersang” bahkan dengan deskripsi kerja yang baru dan asing bagi kita. Haruskah kita marah-marah? Haruskah kita mencari kambing hitam untuk kita luapkan emosi kita? Atau kita memilih untuk berintrospeksi diri dan mencari tau kenapa dengan lebih tenang dan bijak?

Ada 4 jenis karakter manusia: Sniff-Yang mampu mencium adanya perubahan dengan cepat; Scurry-Yang bergegas mengambil tindakan; Hem-Yang menolak serta mengingkari adanya perubahan karena takut perubahan akan mendatangkan sesuatu yang buruk; dan Haw-Yang baru mencoba beradaptasi jika ia melihat perubahan mendatangkan sesuatu yang lebih baik. Yang manakah yang cenderung mewakili karakter kita?

Memiliki posisi yang nyaman pastilah akan membuat kita bahagia, dan semakin penting arti kenyamanan tersebut bagi kita, maka semakin ingin kita mempertahankannya. Tapi, perubahan selalu terjadi, ada banyak “tangan” yang akan terus memindahkan kenyamanan tersebut. Jika kita tidak ikut berubah, maka kita akan hancur. Maka antisipasi perubahan dan bersiaplah jika kenyamanan itu dipindahkan. Perhatikan perubahan, ciumlah kenyamanan sesering mungkin, shingga kita bisa tahu kapan mulai membusuk. Lalu sesuaikan diri dengan cepat. Semakin cepat kita melupakan kenyamanan lama, dan semakin cepat kita menemukan kenyamanan baru. Saat kita meninggalkan rasa takut di belakang, kita akan merasa bebas.

Dengan membayangkan diri kita sedang menikmati suatu kenyamanan yang baru, bahkan sebelum kita menemukannya, maka semakin dekat kita dengannya. Jangan terhanyut dengan kenyamanan lama anda yang telah hilang! Saat itu, semua hanya menjadi kenangan. Karena akan lebih baik jika kita bekerja dan berusaha untuk mencari dan mendapatkan kenyamanan kita yang baru, ketimbang menangisi dan menyesali diri atas kehilangan kenyamanan lama kita. Karena hal itu tidak akan pernah membawa kita ke kenyamanan yang baru, justru akan menghambat perjalanan kita. Maka segera lupakan!

Yakinkan diri kita bahwa kita bisa menemukan kenyamanan yang baru di posisi kita yang baru itu, maka kita akan bisa mulai merasakan kenikamatannya. Memperhatikan perubahan-perubahan kecil sejak awal akan membantu kita menyesuaikan diri terhadap perubahan besar yang akan muncul.

Jangan pernah statis, berubah dan bergeraklah seirama dengan perubahan kenyamanan itu. Nikmati perubahan! Nikmati petualangannya dan nikmati rasa yang baru. Bersiaplah berubah dengan cepat dan nikmatilah lagi dan lagi. Karena akan tetap ada banyak “tangan” yang terus memindahkan kenyamanan itu.

Who Moved My Cheese