Osteroporosis itu penyakit dimana tulang menjadi rapuh, keropos dan mudah patah, sebagai akibat dari berkurangnya kerapatan tulang karena usia dan umumnya terjadi pada tulang pinggul dan tulang belakang dan pergelangan tangan.

Osteoporosis biasa disebut dengan silent disease yang artinya si penderita biasanya tidak merasakan nyeri apapun sampai akhirnya tidak mampu bangun atau tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari, hingga akhirnya dikejutkan dengan cidera tulang meski hanya karena trauma ringan atau bahkan tanpa trauma.

Berdasarkan penyebabnya, osteoporosis dibagi menjadi dua, yaitu: osteoporosis primer dan sekunder. Osteoporosis primer dikaitkan dengan kekurangan hormon (khususnya wanita) dan bertambahnya usia, sedangkan osteoporosis sekunder disebabkan karena penyakit tertentu.

Osteoporosis bisa terjadi pada siapa saja yang kandungan kalsium dalam tubuhnya rendah. Tapi, resiko osteoporosis pada wanita lebih besar dibandingkan pada pria, karena kadar hormon estrogen pada wanita mulai menurun pada usia 30-an, sedangkan pria hormon testosteron baru mualai menurun sekitar usia 65 tahun.

Puncak pembentukan massa tulang terjadi pada usia 30 tahun. Namun bila asupan tidak mencukupi, bisa jadi pada usia 30 tahun sudai mulai muncul gejalan awal osteoporosis. Dan ketika usia 40 tahun tubuh mulai tampak bungkuk, dan tulang mudah patah pada usia 50 tahun.

PROSES TERJADINYA OSTEOPOROSIS

Dari waktu ke waktu, tulang mengalami pembongkaran dan pembentukan kembali. Tulang yang sudah tua akan mengalami pembongkaran atau perusakan yang dilakukan oleh sel Osteoklas, kemudian dibentuk kembali oleh sel Osteoblas.

Ketika hormon estrogen mulai menurun atau hilang, proses pembongkaran atau perusakan tulang berlangsung lebih cepat dibanding dengan pembentukannya. Osteoklas merusak tulang selama 3 minggu, padahal pembentukan tulang butuh waktu sekitar 3 bulan. Berarti kepadatan tulang akan cepat berkurang atau beresiko mengalami osteoporosis di kemudia hari.

Ada lima hal yang mencuri kalsium didalam tubuh, mau tau? klik disini.