Pada posting kali ini, gw mau sedikit cerita tentang sebuah pembangkit listrik, tepatnya, PLTU. Mungkin banyak diantara teman-teman yang ga tau tentang alat ini, Soot Blower, yang ditempatkan di Boiler PLTU, baik yang berbahan bakar gas, minyak, maupun batu bara. Alat ini memang kadang diabaikan dianggap sepele, padahal alat ini punya peranan yang cukup penting dari keseluruhan siklus sebuah PLTU.

Apa sih Soot Blower itu? Soot Blower adalah alat pembersih tube-tube pada boiler pada Heat Recovery Area (HRA) yaitu area Superheater, Economizer, Reheat, serta pada Air Heater. Soot Blower menyemprotkan uap panas auxiliary membersihkan dinding luar tube-tube dan elemen heat exchanger pada Air Heater. Ada dua jenis Soot Blower yang biasa dipakai, yaitu Long Retractable Rotating dan Swing Blower.

Soot Blower Tipe Long Retractable Rotating

Soot Blower Tipe Long Retractable Rotating

Gas bakar sisa pemakaran di Ruang Bakar (Furnace) Boiler (dinamakan flue gas) masih memiliki energi panas yang sangat tinggi akan sayang jika dibuang begitu saja, pemanfaatan dengan dibuatnya HRA. Energi panas gas buang digunakan untuk memanaskan uap basah menjadi uap panas lanjut pada Superheater, dan Reheat. Selain itu, juga digunakan untuk menaikkan temperatur feed water sebelum masuk ke Steam Drum pada Economizer, serta untuk menaikkan temperatur udara bakar pada Air Heater.

Tapi permasalahannya adalah flue gas ini mengandung abu. Pada boiler yang menggunakan gas tidak akan terlalu bermasalah, tapi untuk yang berbahan bakar minyak residu dan batu bara akan menjadi masalah serius. Abu cair yang sangat menyulitkan, karena terkandung di dalam flue gas dan akan melekat dan membeku saat flue gas mencapai area pemanasan konveksi di HRA. Pengendapan abu cair akan sangat keras yang dikenal dengan istilah Bird-Nesting. Sedangkan fy ash, atau abu padat yang melayang-layang mengikuti aliran flue gas akan menempel di dinding elemen heat exchenger tube dan Air Heater yang akan menurunkan efesiensi pertukaran panas.

Jika tube dan elemen heat exchanger kotor dalam jangka waktu yang lama, maka akan menurunkan efisiensi boiler. Karena pertukaran panas yang terjadi tidak efisien, maka boiler akan membutuhkan energi kalor yang lebih tinggi dengan menambah konsumsi bahan bakar, sedangkan energi kalor nya tidak termanfaatkan secara maksimal terbuang begitu saja ke udara. Padahal issue penghematan bahan bakar sedang gencar-gencarnya saat ini.

Soot Blower bekerja secara kontinu tiap 8 jam sekali, membersihkan tube dan elemen sehingga bebas dari abu yang menempel. Long Retractable ditempatkan di Superheater, Reheat, dan Economizer. Tipe ini pada kondisi stand-by berada diluar, dan saat bekerja akan masuk berputar dan balik kembali keluar. Karena kalau pada bagian temperatur flue gas masih sangat tinggi, yang akan menyebabkan Soot Blower bengkok karena panas jika tidak ditarik keluar. Sedangkan tipe Swing Blower ditempatkan di Air Heater karena disini temperatur sudah tidak terlalu tinggi.

Segitu dulu deh ceritanya, tapi kalau ada yang mau bertanya tentang Soot Blower atau seputar Pembangkit Listrik PLTU, silahkan isi di komentar…Gw akan usahakan untuk bisa menjawab.