Saat kuliah dulu saya ngerasa mata kuliah teknik pemeliharaan itu ga bobot, ga penting. Saya ngerasa mata kuliah seperti themodinamika, mekanika fluida, de el el itu jauh lebih penting. Ternyata setelah kerja semua justru terbalik. Teknik pemeliharaan justru yang lebih dominan digunakan, tapi akan beda halnya jika saya bekerja di industri yang bertindak sebagai produsen, seperti alstom indonesia yang di surabaya yang memproduksi boiler atau ketel uap.

Mungkin ada yang mau tau gimana jenis pemeliharaan di pembangkit listrik, saya coba jelaskan sedikit disini. Di pembangkit listrik perusahaan tempat saya bekerja, divisi pemeliharaan membagi pekerjaan pemeliharaan menjadi 4 bagian besar, yaitu : (1) Preventive maintenance, (2) Corrective maintenance, (3) Predictive maintenance, dan (4) Overhaul.

1| Preventive maintenance, bertugas rutin harian untuk mengawasi peralatan di unit pembangkit. Salah satu tugasnya adalah mengawasi level minyak pelumas, mengawasi tingkat kekotoran saringan udara, minyak dan air, serta membersihkannya, dan masih banyak lainnya.

2| Corrective maintenance, bertugas untuk memperbaiki peralatan yang rusak (diluar jadual overhaul). Biasanya tim corrective maintenance hanya memperbaiki peralatan yang sifatnya bisa di selesaikan dalam 3 x 24 jam.

3| Predictive maintenance, bertugas rutin untuk mengawasi  peralatan  untuk  dapat  mengetahui kondisi realtime  peralatan dan memprediksikan  lifetime  peralatan tersebut. Secara periodik tim predictive maintenance  mengambil data  vibrasi, temperatur, dan suara kebisingan.

4| Overhaul, tim overhaul bertugas untuk menjalankan proses overhaul atau pemeriksaan besar secara berkala (biasanya setiap 8000 jam operasi). Dengan cara mematikan satu unit pembangkit, proses inspeksi dikerjakan  secara bersamaa di semua peralatan, dari sistem bahan bakar, udara bakar, pelumasan, dan turbin serta auxiliary-nya. Overhaul dapat dibagi menjadi 3 tipe: (1) Simple Inspection, dengan durasi kurang-lebih 7 hari, (2) Mean Inspection, dengan durasi kurang-lebih 30 hari, (3) Major Inspection, dengan durasi kurang-lebih 45 hari.

Dengan pemeliharaan yang maksimal, diharapkan unit pembangkit dapat dijaga keandalannya, dapat terus menghasilkan listrik dan memperkecil down-time nya.

Ilmu ke-teknik-an yang didapat selama kuliah disini cenderung dipakai untuk menganalisa akar kerusakan (atau yang nge-top disebut root cause failure analysis), dan lebih baiknya lagi diharapkan bisa menggunakan ilmu bekal dari kuliah itu untuk memodifikasi peralatan guna meningkatkan performance-nya. Pekan karya inovasi sudah menjadi agenda rutin di perusahaan tempat saya bekerja. Semua karyawan dipacu kreatifitasnya untuk terus mengembangkan kemampuan peralatan, imbalan bagi para pemenang karya inovasi cukup menjanjikan, Jalan-jalan ke luar negeri + uang saku jutaan rupiah, bahkan pembuatan Hak Paten … mau?