Usia 12 hingga 18 bulan merupakan titik alih bayi, kini dia mampu berkomunikasi dengan kata-kata sederhana dan dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan bantuan orang lain. Dengan kemampuan yang meningkat, rentang perhatiannya juga meningkat, dan tuntutannya terhadap tantangan juga lebih menggairahkan.

Secara fisik, anak diumur ini bergerak di sekitar ruangan, kadang dengan kaki yang goyah, kadang dengan kecepatan tinggi. Ia akan beberapa kali terjatuh, beberapa kali terbentur, namun jangan batasi gerakannya – ia perlu mengeksplorasi dan menggunakan segenap tubuhnya untuk bergerak. Jika kalian bersikap terlalu melindungi selama tahap ini, ia akan kehilangan kesempatan melatih ketrampilan bergeraknya. Bagaimanapun, tetaplah mengawasi buah hati kalian dengan penuh waspada – terutama saat anak bisa melarikan diri dari kalian sebelum kalian menyadarinya!

Beri anak kesempatan untuk mewarnai gambar, makan sendiri, atau bahkan mungkin mulai mengenakan pakaian sendiri. Keterampilan membantu dirinya sendiri ini akan menghemat waktu kalian untuk jangka panajng, dan akan membuat si anak merasa kompetan dan percaya diri, yang akan menuju pembentukan rasa harga diri.

Anak-anak kita ini bergerak ke arah tahap ilmuwan muda, saat semua hal merupakan bahan eksperiman. Saat ia melakukan sesuatu yang bodoh, misalnya melangkah lamban sekali seperti siput, atau menuangkan susunya ke piring (atau ke lantai), ia mungkin hanya sedang mengadakan penyelidikan mengenai dunianya. Mari kita coba memahami apa dan bagaimana bayi berpikir, dan kalian akan dapat melihat dunia menurut prespektifnya. Hal ini sangat berguna untuk dilakukan karena anak sedang dalam masa egosentrisnya, dan sedang memiliki kesulitan dalam memahami prespektif kita – atau prespektif orang lain manapun tetang hal ini.

Curahkan banyak kosa kata kepada anak, ia bagaikan spons yang menyerap dengan cepat bahasa di tahap ini. Namun buatlah kosa kata itu muncul dengan konteksnya, saat kalian mengunjungi kebun binatang, atau saat pergi bebelanja, atau saat mengganti pakaiannya. Jangan membuat kartu kosa kata atau memaksa anak menghapal kata-kata, biarkan mereka belajar secara alami. Jika anak salah mengucapkan suatu kata, biarkan dulu. Contohkan cara pengucapan yang benar, namun biarkan anak bicara tanpa banyak kritik dan campr tangan.

Seorang teman menjadi bagian penting bagi anak seiring ia mengembangkan kemampuan sosialnya. Ia akan segera belajar bagaimana berbagi, berempati kepada orang lain, dan bagaimana terkait dengan orang-orang yang dicintai, baik dari keluarga  atau dari luar. Boneka dan mainan lain juga memberi kesempatan yang baik untuk sarana pengasuhan, keterlibatan dalam permainan drama, dan belajar mengenai emosi.

Bersamaan dengan anak mengeksplorasikan emosi, ajari ia kata-kata yang sesuai dengan emosi. Jika anak dapat mengekspresikan emosinya dengan kata-kata, ia akan semakin berkurang untuk mewujudkannya secara fisik. Anak sedang mengambil langkah perdana untuk mengendalikan tingkah lakunya, namun keterampilan ini jelas memerlukan waktu lama, jadi jangan harapkan perubahan hanya dalam satu malam.

Ayo menjadi orang tua dan teman terbaik bagi anak-anak kita!

 

source: play & learn [Penny Warner]